Tandai Tahun Baru 2013 dengan Puisi

Oleh Poetry Ann

Senin (31/12), tepat pukul 20.20 WIB, Dokter, artis, orang kaya, pelajar, petani hingga pemulung berhamburan mencari-cari harta karun. Saling kejar dan tarik menarik. Tak ada satu pun yang mau melepaskan harta karun temuannya, hingga akhirnya isi kotak yang disinyalir sebagai harta karun tersebut berhamburan. Semuanya berebut, saling berlomba meraih isi kotak harta karun yang tak lain berupa kertas-kertas. Satu orang mendapat satu kertas yang ternyata isinya adalah tulisan dalam bentuk pantun, puisi, kata mutiara, petuah sampai berupa prosa. Dan mereka pun membacakan satu persatu harta karun "kata" temuannya dengan gaya dan ekspresinya masing-masing di depan sekira 60 penonton lebih.

Read more ...

(Jejak Karya 3) Sinetron Pada-Mu aku Bersimpuh

Oleh Gola Gong

Sebulan setelah novel “Pada-Mu Aku Bersimpuh” diluncurkan DAR!MIZAN, pada puasa Oktober 2001, sinetron “Pada-Mu Aku Bersimpuh” (PAB) tayang di RCTI. Saya duduk bersebelahan dengan Iis Dahlia, pemeran tokoh “Siti Nurkhasanah”, saat launching di ruang serba guna RCTI. Ada Gito Rolies, berperan sebagai “Haji Budiman”, Gunawan memerankan “Bashir” dan Randy Bragi kebagian tokoh “Hakim” yang pendiam. Juga Rick ST Mulyono dan Nucke Rahmah, suami-istri yang menulis skenario PAB. Dari Pt. Indika Entertainment, Prami Rachmiadi dan Yangkee duuk di antara mass media yang diundang. Pihak DAR!MIZAN, diwakili Rudy, pun tidak ketinggalan membagi-bagikan novel PAB. Dalam hati saya berkata, seharusnya Penerbit SUHUDsentrautama yang memanen hasil ini. Tapi itulah, kadang cara kerja Allah sulit dimengerti.

Read more ...

[10 Februari] KELUARGA PENGARANG

05 Pebruari 2007 - 04:48   (Diposting oleh: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.)

RUMAH DUNIA DAN DAR! MIZAN
Mempersembahkan:

KELUARGA PENGARANG
(Pengarang Cilik Banten)
Bersama Gola Gong, Tias Tatanka
, Bella (8 th), Abi (7th), Didi (2,5th), Kaka (1,5th)

Moderator: Boim Le Bon (Pengarang Lupus)

MENU: Bagaimana mengenalkan budaya membaca dan menulis sejak dini kepada anak.

Sabtu, 10 Februari 2007
Tempat: RUMAH DUNIA
Pukul 13.30 ¡V 17.00 WIB
Alamat: Komplek Hegar Alam 40, Ciloang,
Pintu Tol Serang Timur, Kemang Pusri,
Serang 42118, tlp: 0254 ¡V 202861
Cp: Roni di 081513682943
Menu tambahan: Peluncuran antoloji cerpen anak-anak Rumah Dunia. Pembcaaan Puisi anak-anak.

***

Setiap hendak tidur, saya selalu bertanya kepada Bella, ¡§Tadi baca buku apa?¡¨ Saya menyuruhnya menceritakan tentang synopsis, tokoh, karakter, alur, plot, ending, konflik, dan setting. Saat itu Bella berumur 6 tahun. Bella tentu bingung. Dia bertanya balik ke saya, ¡¨Apa itu sinopsis, konflik, setting, alur, plot, ending, dan karkter?¡¨ Nah, saat itulah secara perlahan, saya menjelaskannya mnjelang tidur. Biasnya saya memberi menu tambahan dongeng sebelum tidur. Abi ¡V adiknya, hanya ikut mendengarkan atau ngrecokin.

Kemudian bertambahlah pelajaran mengarang kepada putriku. Jika sudah membaca buku, saya suruh dia menceritakannya. Tapi, saya pura-pura sibuk dan menyuruhnya menceritakan lewat tulisan. Dia pun menuliskannya.

Yang membuat saya kaget, suatu hari dia minta diantar ke pasar. Dia minta dijelaskan semua yang da di pasar. Saya bimbing dia untuk bisa melihat dan merasakan semua yang ada di pasar. Bagaimana car menyusun barang dagangan, orang yang jualan bakso, bubur, sayur-sayuran. Saya lihat dia sagnat antusias dan terkesan sekali. Bahkan dia sempat mewawancarai tukang bubur. Dia terkesan cerewet saat itu.

Pada Februari 2005, Bella bertanya pada saya, berapa halaman kalau membuat novel? Saya jawab, 40 halaman. Tanpa saya sadari, setiap ada waktu dia mnegetik novel pertamanya. Setahun kemudian, novel pertamanya jadi. Sekitar April 2006. ¡¨Pah, tuh novel Bella jadi!¡¨ katanya. ¡¨Judulnya ¡¦Kisah Bunga¡¦!¡¨ Saya kaget dan tidak percaya. Saya langsung kirim ke Ali Muakhir (Dar! Mizan). Saya belum membaca novelnya. Nanti saja kalau sudah jadi.

Alhamdulillah, 10 Januari 2007 novel Bella pertama; Beautiful Days diluncurkan di Rumah Dunia. Ketika cover bukunya jadi, Bella berteriak senang. Dia langsung mengenali para tokohnya. ¡¨Gambarnya bagus amat!¡¨ Tapi, ketika tau dia harus duduk sebagai pembicara, Bella bilang, ¡¨Malu! Harus ngomong apa? ¡¦Ntar ditemenin Papah aja!¡¨

Yang membuatku menitikkan air mata, saat uang muka dari royalti pertamanya ditransfer, Bella membagi uangnya kepada Bella, Didi, da Azka. Lalu dia membeli parcel buah-buahan untuk Aki dan Eneknya yang sedang sakit. Saat parcel itu diberikan kepada kakeknya yang berbaring di tempat tidur, aku melihat mereka seperi sedang melihat aku kecil. Aku memilih meminggir dan duduk di teras. ¡¨Putriku jadi pengarang sekarang!¡¨ begitu bisik hatiku. Sekarang Bella sedang menggarap dua novel sekaligus; It¡¦s My Bedroom dan Ada Deh. Berkejaran denganku! (Gola Gong)

MARI BERKUNJUNG KE RUMAH DUNIA
INI ADALAH HARI KELUARGA.
JANGAN LEWATKAN.
BAWA BEKEL SENDIRI YEEE....!
DOAIN JUGA NGGAK HUJAN.

Aku Menjadi Suami

Oleh Gola Gong

“Saya sudah mati sebagai lelaki saat menikah. Kini saya adalah seorang suami!”

***

Kalimat diatas selalu saya katakan kepada orang-orang, terutama teman-teman seperjuangan di jalanan. Ya, sebagai lelaki, ikon-ikon yang melekat kuat adalah rokok, minuman, main perempuan, kelayapan di malam hari ke bar dan diskotek, nongkrong di pinggir jalan, mendaki gunung, bekelahi, main kartu, dan segala macam tetek-bengek lainnya, yang diyakini bisa membangun citra kelelakian saya. Dan saya harus mengatakan selamat tinggal pada itu semua.

Read more ...

Copyright © 2019 Rumah Dunia. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU General Public License.