Sejarah (Awal) Rumah Dunia

Oleh Gol A Gong

Setelah saya harus menutup Tabloid Banten Pos (1993), karena dianggap meresahkan masyarakat Serang dan Kapolres Serang - dengan cara meletakkan pistol di meja kerjanya -  meminta saya untuk menutupnya atau kalau tidak saya akan diproses secara kedinasan, saya memilih pergi ke Bandung. Tapi di dalam hati saya berkata ibarat Jendral M Arthur, "I'll return..." Saya akan kembali ke Banten. Kemudian Saya bekerja sebagai wartawan Tabloid Karina (Kartini Group, 1994 - 1995) di Bandung, bersama  Maulana Wahid Fauzi  (Si Uzi, redaktur artistik Banten Pos).

Read more ...

Gara-gara Buku Balada Si Roy

Oleh: AS Kelanaraya

Kebanyakan orang hari Minggu biasa digunakan untuk berlibur ke pantai, puncak, atau kalau yang mempunyai duit banyak seperti pejabat-pejabat ke Bali, luar negeri. Tapi, di Rumah Dunia selalu saja ada yang mesti dikerjakan. Seperti pada Sabtu (26/12) lalu, Rumah Dunia kedatangan dua orang pemuda dari Solo, Jawa Tengah. Pemuda ini datang ke Serang lantaran ingin sekali bertemu dengan Gol A Gong dan Tias Tatanka serta relawan Rumah Dunia. Bagi kami sebenarnya tak jadi persoalan kerena semakin banyak orang datang ke Rumah Dunia, semakin banyak ilmu yang bisa kami petik dari orang-orang itu dan Allah pun pernah berkata dalam Al-quran yang artinya: “Barangsiapa yang mempermudah urusan orang lain maka urusanmu aku yang urusi.”

Read more ...

Bayi yang Menggemaskan

SEJARAH
11 September 2005, dikala dunia sedang mengenang sebuah bencana kemanusiaan yang pernah terjadi di New York pada Gedung World Trade Center (WTC), di Rumah Dunia (RD) berkumpul Mas Gong (Gola Gong), Ibnu Adam Avicena, Najwa Fadhia, saya sendiri (Imam Salimy), Suzan Awallia, Sri Sudewi Widanarti dan Khoirunisa. Ketika itu sore mulai menjelang, pertemuan yang diliputi wajah-wajah kelelahan dari Mas Gong, Najwa dan Ibnu tidak mengurangi semangat pembicaraan kala itu, maklum RD baru saja merampungkan hajat besarnya yakni Gramedia Book Fair dengan acara Banten Peduli Membaca-nya.

Read more ...

Bayi Kecil Mulai Merangkak

Catatan Dari Training Centre FLP Banten

Oleh Naijan Lengkong

PRESTASI
FANTASTIK! Itu komentar kagum seorang pengurus FLP Wilayah Banten begitu melihat daftar hadir peserta Training Centre (TC) pengurus FLP se-Wilayah Banten yang diadakan pada hari Sabtu-Ahad tanggal 17-18 Desember 2005 di Rumah Dunia. Kekaguman itu memang cukup beralasan. Saya sendiri, juga tidak bisa menyembunyikan kegembiraan. Betapa tidak, di tengah cuaca mendung yang diselingi hujan rintik-rintik dan di tengah-tengah kesibukan kegiatan ulangan umum semesteran, para pengurus FLP di wilayah Banten yang umumnya pelajar SLTA dan mahasiswa itu masih rela mengorbankan waktunya selama 2 hari untuk menghadiri acara TC di Rumah Dunia ini. Dan peserta yang hadir memang fantastik, yaitu 40 orang.

Read more ...

Copyright © 2019 Rumah Dunia. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU General Public License.